Mau Tahu Cara Mendapatkan Ruko yang Berharga Miring di Jakarta? Ini Triknya


Punya rencana bisnis? Tapi bingung lokasi bisnis yang menguntungkan di mana? Sebelum kamu menjadi seorang wirausahawan, perlu dipersiapkan terlebih dahulu hal-hal yang dibutuhkan dalam berbisnis, salah satunya yaitu lokasi yang strategis. Jakarta merupakan salah satu kota strategis dalam menjalankan usaha, karena statusnya yang merupakan ibu kota negara, sehingga menjadikan Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan yang ramai. Berbicara tentang bisnis di Jakarta, kamu mau tahu tidak cara mendapatkan sewa ruko murah di kota elit yang penuh histeria belanja ini? Yuk simak beberapa trik dalam menyewa ruko di Jakarta dengan harga miring!
Ilustrasi
Tips ampuh mendapatkan ruko murah di Daerah Ibu Kota Jakarta
1.      Riset Pasar
Bagi Bagi kamu yang akan menyewa atau membeli sebuah ruko untuk usaha, wajib nih melakukan riset pasar terlebih dahulu. Riset pasar bertujuan mencari harga ruko mana yang paling murah namun dengan fasilitas yang lengkap.

Cara melakukan riset pasar yaitu dengan mengumpulkan berbagai informasi tentang lokasi tempat sewa/jual ruko. Biasanya informasi ini terpajang dalam media cetak seperti koran, tabloid, brosur bisa juga dari media internet dan tak jarang juga di papan pengumuman pinggir jalan menawarkan penyewaan ruko atau bangunan usaha.

Setelah mengumpulkan informasi, hal selanjutnya yang perlu kamu lakukan yaitu membandingkan dengan harga pasaran yang berlaku pada lokasi tersebut. Jika lokasi ruko terletak pada pusat keramaian, wajar kalau harganya tinggi. Akan tetapi bila lokasi ruko terletak di pinggiran kota bisa jadi harganya lebih miring.

Para penjual biasanya akan menyewakan rukonya dengan harga yang wajar dan tidak jauh dari harga pasar. Perhitungan sewa tersebut biasanya dihitung sebesar 3% - 8% dari nilai jual. Misalnya harga jualnya Rp 1 M, maka biaya sewanya sekitar Rp 30 juta per tahun, Rp 45 juta untuk harga jual Rp 1,5 M, dan seterusnya.

Setelah membandingkan mana ruko yang paling cocok dengan harga yang miring, lakukan booking atau pemesanan agar tidak keduluan pembeli lain, karena umumnya investor lain juga menggunakan riset pasar dalam menentukan harga beli bangunan.
2.      Ruko/bangunan lama
Ruko atau  bangunan lama biasanya kurang diminati pembeli, oleh karena itu harga yang ditawarkan biasanya miring. Bangunan lama tidak selalu identik dengan bangunan yang sudah lapuk dan rusak, Cuma saja bangunan ini merupakan bangunan lama dengan arsitektur kuno yang sudah lama tidak ditempati.

Bangunan seperti ini hanya kurang terawat, sehingga kelihatan rusak. Akan tetapi setelah dibersihkan kembali, hasilnya akan bagus lagi. Pilihlah bangunan lama yang hanya membutuhkan renovasi sedikit agar ruko terlihat cantik dan menarik. Dengan begitu, kamu tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk melakukan renovasi.

Di Jakarta banyak sekali dijumpai ruko-ruko lama yang sudah tak ditempati sebagai tempat usaha. Bagi pengusaha bertangan dingin, ruko ini dapat disulap menjadi tempat usaha yang menarik dan kekinian. Karena pada era milenial ini, semakin banyak customer yang tertarik dengan suasana yang klasik dan unik. Dengan harga sewa yang miring dan biaya renovasi yang terjangkau, kamu bisa mendapatkan untung yang lebih besar dari sewa ruko bekas ini.

3.      Ruko minimalis
Ruko yang minimalis dewasa ini malah menjadi incaran pebisnis. Mengapa demikian? Karena meskipun minimalis, tapi jika kamu bisa melakukan dekorasi dengan baik hasilnya pun akan rapi. Desain ruko yang minimalis juga menjadi pilihan terbaik karena di era online ini. Pebisnis tidak perlu melakukan stock barang yang terlalu banyak, cukup beberapa saja dan sisanya bisa dipesan melalui suplier pada saat ada order barang.

Ruko dengan desain yang minimalis juga lebih cepat terjual, di samping harganya yang lumayan miring daripada ruko yang luas, ruko jenis ini juga disenangi pebisnis karena tidak akan menyisakan banyak tempat kosong yang menganggur.  Kamu bisa mendisplay produk dan mendekor outlet usaha semaksimal mungkin sehingga hanya menyisakan sebagian kecil space yang menganggur. Minimalis tidak melulu kecil dan sumpek, tergantung dari bagaimana kita mendekor ruangan agar bisa terlihat rapi.

4.      Cari pemilik ruko yang sedang BU (Butuh Uang)
Banyak pebisnis yang mengalami kegagalan dalam usahanya karena tidak bisa mengelola usaha dengan benar, sehingga bukan untung malah rugi yang didapatkan. Ketika mereka mulai menyerah dengan kegagalan, maka mereka akan memutuskan untuk menjual bangunan tempat mereka usaha. Hal ini sering terjadi pada pebisnis pemula yang kurang pengalaman dalam mengelola bisnis ataupun bisa terjadi karena daya saing produk yang rendah.

Biasanya pebisnis ini akan menjual atau menyewakan bangunan usahanya dibawah atau hanya setara dengan harga pasar, bisa dikatakan minimal BEP (tidak untung dan tidak rugi). Hal ini dikarenakan mereka memerlukan biaya untuk menutup kerugian pada bisnisnya. Dalam keadaan seperti ini, kamu bisa mendapatkan untung dengan membeli ruko dengan harga yang miring. Oleh karena itu, perbanyaklah koneksi untuk memperoleh banyak informasi tentang jual beli ruko agar kamu mendapatkan sewa ruko harga murah dengan fasilitas yang tidak mengecewakan.

5.      Ruko sitaan bank
Pernahkah kamu mendengar tentang lelang rumah atau lelang ruko? Hal ini biasanya terjadi karena adanya kredit macet, dimana debitur tidak dapat membayar angsuran pinjamannya kepada bank. Sehingga pihak bank melakukan penyitaan terhadap bangunan tersebut. Di lain hal, pihak bank tidak akan membiarkan bangunan tersebut menganggur terlalu lama.
Oleh karena itu, bangunan hasil sitaan akan dijual kembali dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran. Bahkan jika beruntung, kamu akan mendapatkan bangunan tersebut dengan harga dibawah harga pasaran. Tentu hal ini bisa menjadi peluang bagi kamu yang ingin mencari bangunan untuk bisnis namun dengan dana yang terbatas. Hal ini dikarenakan tidak semua bangunan sitaan laku dijual melalui balai lelang.

Jika tidak laku, maka bangunan tersebut akan menjadi stok bank dan disebut properti milik bank atau REO (Real Estate Owned). Bank akan mengelola REO, kemudian menitipkannya ke agen properti untuk dijual. Untuk mencari REO, kamu bisa mengakses informasi melalui situs web bank yang memasang daftar stok REO di laman mereka dan bisa juga melalui situs web jasa penjualan rumah sitaan. Namun perlu dicermati tentang legalitas dan keabsahan bangunan sebelum membeli, jangan sampai kamu terkena masalah akibat bangunan tersebut di kemudian hari.
Membeli ruko atau bangunan untuk bisnis harus diperlukan kesabaran dan kejelian. Perhatikan tips diatas dan yang terpenting yaitu perbanyaklah informasi tentang jual beli atau sewa ruko murah. Bandingkan harga ruko satu dengan ruko lainnya agar mendapatkan harga yang lebih miring. Selamat mencoba.

Back Space

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SUBSCRIBE